Rabu, 21 Oktober 2026
Kampus Pidie Jaya, Aceh
Bukan Sekadar KPM! Mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Ummul Ayman Pidie Jaya Siap Tempuh Karier dan Studi Lanjut Berkelas Dunia
LPPM IAI Ummul Ayman Pidie Jaya resmi membuka pendaftaran Program KPM Terpadu Internasional 2026. Kesempatan emas berjejaring di kawasan ASEAN bagi mahasiswa semester VII.
Redaksi RencongNusantara dan LPPM IAI Ummul Ayman
Ditinjau oleh Humas Kampus • 21 Oktober 2026
Dokumentasi Resmi Pengabdian & PPL Terpadu LPPM
PIDIE JAYA — Institut Agama Islam (IAI) Ummul Ayman Pidie Jaya melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) secara resmi membuka pendaftaran pelaksanaan Kuliah Pengabdian kepada Masyarakat (KPM) Terpadu Internasional Mahasiswa ke Luar Negeri Tahun 2026. Program bertaraf internasional ini dikhususkan bagi mahasiswa yang akan memasuki masa akhir studi, yaitu Semester VII (Tujuh).
Program strategis ini dirancang untuk memberikan pengalaman akademik bertaraf internasional, memperluas wawasan global, serta mengintegrasikan pengabdian masyarakat dengan program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL). Langkah terpadu ini menjadi terobosan penting kampus dalam membekali lulusan dengan kompetensi daya saing tinggi.
Mahasiswa terpilih nantinya akan memperoleh pengalaman yang sangat luar biasa untuk terus mengasah kemampuan dan kesempatan berharga di luar negeri. Ini merupakan impian semua mahasiswa yang ingin berkembang pesat dan memperoleh wawasan yang luas. Selama program berlangsung, peserta akan membangun jejaring, relasi, dan berinteraksi langsung dengan mahasiswa perwakilan berbagai provinsi dari seluruh Indonesia serta peserta internasional dari Malaysia (Kuala Lumpur), Singapura, Thailand, Brunei Darussalam, dan negara-negara ASEAN lainnya.
Pihak LPPM IAI Ummul Ayman menekankan pesan kunci dari pelaksanaan kegiatan ini: “Satu program, tiga capaian: tuntaskan PPL dan KPM, raih sertifikat internasional, bangun jaringan beasiswa luar negeri, dan bina jejaring global di ASEAN.”
Syarat Utama Pendaftaran
Manfaat (Benefit) Spektakuler Peserta KPM Internasional
Pengembangan Kompetensi & Karier
- Kompetensi Global: Melatih komunikasi lintas budaya, kepemimpinan multinasional, & adaptabilitas tinggi.
- Jejaring Internasional: Terhubung dengan mahasiswa, dosen, & lembaga mitra untuk riset & karier.
- Nilai Tambah Beasiswa: Memperkuat aplikasi Beasiswa LPDP, Chevening, Fulbright, MEXT, & AAS.
- Portofolio Berdampak: Bukti nyata kontribusi pengabdian untuk CV & profil LinkedIn.
Pengembangan Diri & Karakter
- Bahasa Asing Praktis: Berlatih Bahasa Inggris & bahasa setempat dalam kehidupan harian.
- Mandiri & Tangguh: Membangun mentalitas resiliensi serta rasa percaya diri yang tinggi.
- Wawasan Lintas Budaya: Memahami keberagaman agama & budaya di kawasan ASEAN.
Kontribusi Akademik & Sosial
- Pembelajaran Komparatif: Membandingkan pemberdayaan UMKM/masyarakat sebagai bahan skripsi atau jurnal.
- Pengabdian Internasional: Memberikan dampak nyata sekaligus mengharumkan almamater & bangsa.
- Duta Budaya Indonesia: Mempromosikan budaya, kuliner, & nilai-nilai luhur Nusantara.
Keunggulan Kelembagaan
- Kerja Sama Lanjutan: Membuka peluang MoU, pertukaran mahasiswa, & riset bersama.
- Pembimbingan Terstruktur: Didampingi dosen pembimbing & mitra lokal secara aman & terarah.
- Nilai Kompetitif: Memperkuat reputasi kampus serta membedakan keunggulan alumni.
Pendaftaran resmi Program KPM Terpadu Internasional ini dibuka mulai 22 hingga 31 Oktober 2026. Para mahasiswa yang berminat dapat mendaftarkan diri secara langsung di Ruang Pelayanan LPPM IAI Ummul Ayman Pidie Jaya. Kuota peserta sangat terbatas, yakni hanya untuk 15 mahasiswa terbaik yang memenuhi syarat serta lolos seluruh tahapan seleksi.
Untuk informasi selengkapnya mengenai kelengkapan berkas administrasi dan teknis pelaksanaan ujian seleksi, mahasiswa dapat menghubungi Penanggung Jawab Program, Dr. Deni Mulyadi, M.A (Ketua LPPM IAI Ummul Ayman), pada setiap hari kerja di Sekretariat LPPM atau melalui kontak WhatsApp 085358844153.
“Bukan sekadar KPM, tetapi langkah awal karier dan studi lanjut berkelas dunia.”
