Waled Nu Samalanga Serukan Istiqamah dan Persatuan Umat dalam Pengajian GP Ansor Pidie Jaya
Menghidupkan majelis ilmu pasca Hari Raya Idul Adha 1447 H, mengkaji kitab rujukan tauhid monumental di Masjid An-Nur.
Redaksi Rencong Nusantara
Liputan Lapangan / Kontributor Pidie Jaya
Foto: Istimewa / Dokumen GP Ansor Pidie Jaya, Jamaah Pengajian bulanan bersama dengan Ulama Karismatik Aceh Waled Nu Samalanga
PIDIE JAYA – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pidie Jaya kembali menggelar pengajian rutin bulanan pasca perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung setiap Jumat awal bulan tersebut dilaksanakan di Masjid An-Nur, Kompleks Dayah Mahasiswa Ummul Ayman III, Gampong Meunasah Bie, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya, Jumat (5/6/2026).
Pengajian yang dimulai setelah pelaksanaan Shalat Jumat hingga menjelang Shalat Ashar itu diasuh langsung oleh ulama kharismatik Aceh, Tgk. H. Nuruzzahri Yahya atau yang lebih dikenal sebagai Waled Nu Samalanga. Selain memimpin Dayah Ummul Ayman Samalanga, Waled Nu saat ini juga menjabat sebagai Rais Syuriah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh masa khidmat 2026–2031.
Dalam pengajian tersebut, Waled Nu mengkaji kitab Matan Jauharah at-Tauhid karya ulama besar Syaikh Ibrahim al-Laqani. Kitab tersebut merupakan salah satu rujukan penting dalam kajian akidah Ahlussunnah wal Jama’ah yang membahas dasar-dasar keimanan dan ketauhidan.
Kegiatan yang diikuti oleh masyarakat umum, santri, tokoh agama, serta kader Ansor dari berbagai wilayah di Kabupaten Pidie Jaya itu berlangsung dengan penuh kekhidmatan. Setelah kajian selesai, acara ditutup dengan doa bersama dan pelaksanaan Shalat Ashar berjamaah.
Ketua GP Ansor Pidie Jaya, Tgk. Muhammad Asrizal, S.Pd, menegaskan bahwa pengajian rutin tersebut terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat yang ingin memperdalam pemahaman keagamaan.
Menurut Asrizal, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana memperkuat pemahaman keislaman, tetapi juga menjadi ruang mempererat ukhuwah dan kolaborasi antarorganisasi kemasyarakatan Islam.
Sementara itu, Waled Nu Samalanga dalam tausiyahnya turut mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat kebersamaan dan saling merangkul dalam berbagai kegiatan keagamaan maupun sosial kemasyarakatan.
Menurutnya, kemajuan umat hanya dapat diwujudkan melalui sinergi, persatuan, dan kerja sama yang baik di antara seluruh unsur masyarakat. Karena itu, ia mendorong agar berbagai organisasi dan elemen umat Islam terus membangun kolaborasi dalam mendukung program-program keumatan.
Waled Nu juga berpesan kepada para jamaah yang selama ini istiqamah menghadiri pengajian agar terus mempertahankan konsistensinya dalam menuntut ilmu.
Melalui kegiatan rutin bulanan ini, GP Ansor Pidie Jaya berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkuat pemahaman Islam Ahlussunnah wal Jama’ah, mempererat silaturahmi antarumat, serta membangun sinergi yang lebih luas demi kemajuan umat and masyarakat di Kabupaten Pidie Jaya maupun Aceh secara umum. (DM)
