STIS Ummul Ayman Bangkit Pasca Banjir: Siapkan Beasiswa Khusus dan Genjot Akreditasi Prodi
Suasana rapat pimpinan dengan semua struktural dan dosen STIS Ummul Ayman membahas evaluasi pasca bencana.
Pidie Jaya – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah (STIS) Ummul Ayman menunjukkan komitmen kuat untuk bangkit dan memulihkan iklim akademik pasca bencana banjir bandang yang sempat melanda kawasan kampus. Pimpinan STIS menetapkan sejumlah kebijakan prioritas, mulai dari bantuan finansial bagi mahasiswa terdampak hingga strategi peningkatan mutu akademik nasional.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua STIS, Dr. Tgk. Muhammad Zukhdi, M.A, ini menjadi momentum silaturahmi sekaligus konsolidasi antara jajaran dosen dan struktural. Fokus utama pertemuan adalah memastikan keberlangsungan pendidikan tidak terganggu meski baru saja menghadapi musibah alam.
“Kita harus memastikan tidak ada mahasiswa yang putus kuliah karena dampak bencana ini. STIS akan menyiapkan skema beasiswa khusus untuk mahasiswa korban banjir bandang,” tegas Dr. Tgk. Muhammad Zukhdi dalam pembukaan rapat.
Selain penanganan dampak bencana, Ketua STIS juga menyoroti evaluasi semester tahun akademik 2025-2026, evaluasi program yang belum tercapai oleh semua unit, rekrutmen mahasiswa baru, serta keberlangsungan Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI).
Disiplin Akademik dan Akreditasi
Wakil Ketua 1 Bidang Akademik, Dr. Tgk. Januddin, M.A, menekankan pentingnya kedisiplinan administrasi akademik pasca bencana. Beliau menginstruksikan agar seluruh nilai final mahasiswa semester ganjil segera diserahkan ke operator paling lambat tanggal 22 Februari 2026.
“Bagi Dosen Pembimbing Akademik (PA), laporan bimbingan juga wajib diserahkan selambatnya tanggal 15 Februari 2026. Ini penting agar roda akademik tetap berputar normal,” ujar Dr. Januddin.
Di sisi pengembangan institusi, Dr. Januddin juga menyoroti persiapan reakreditasi Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) dan evaluasi borang PAI. Mengingat masa berlaku akreditasi HES berakhir pada 2027, persiapan borang harus segera ditindaklanjuti.
Prestasi Nasional: Jurnal Al Masadhir Tembus Sinta 3
Kabar menggembirakan datang dari Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UP2M). Kepala UP2M, Tgk. Abdul Hamid, M.Ag, mengumumkan bahwa Jurnal Al Masadhir milik STIS berhasil naik peringkat menjadi Sinta 3.
Pencapaian ini merupakan prestasi signifikan bagi iklim riset kampus. Namun, Tgk. Abdul Hamid mengingatkan tantangan ke depan mengenai pengelolaan jurnal yang harus ditangani oleh admin berkompeten serta melibatkan dosen sebagai reviewer aktif.
Strategi Penerimaan Mahasiswa Baru 2026
Menutup sesi strategis, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Dr. Syeh Khalil, M.A, memaparkan rencana rekrutmen mahasiswa baru Tahun Akademik 2026. Beliau menekankan pentingnya pembentukan tim sosialisasi dan pemetaan target calon mahasiswa.
Menurut Dr. Syeh Khalil, persaingan branding kampus menjadi kunci pilihan mahasiswa. Oleh karena itu, setiap dosen diwajibkan untuk aktif mempromosikan kampus kepada masyarakat luas.
Rapat ini menandai langkah optimis STIS dalam menyongsong tahun akademik baru dengan semangat pemulihan dan peningkatan mutu berkelanjutan. (DM)
