HUT Pidie Jaya ke-19 Semakin Meriah, Ribuan Warga Padati Arena Festival Islami Muharram 1448 H

HUT Pidie Jaya ke-19 Semakin Meriah, Ribuan Warga Padati Arena Festival Islami Muharram 1448 H

HUT Pidie Jaya ke-19 Semakin Meriah, Ribuan Warga Padati Arena Festival Islami Muharram 1448 H

Tim Rencong Nusantara

Sabtu, 13 Juni 2026 | 18:00 WIB

Antusias peserta dalam melaksanakan lomba festival Islami
Antusiasme tinggi para peserta saat berkompetisi dalam salah satu cabang lomba di Festival Islami HUT ke-19 Pidie Jaya. (Foto: Rencong Nusantara)

PIDIE JAYA — Semarak perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pidie Jaya ke-19 yang dirangkai dengan Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah sukses menyedot perhatian publik. Sejak resmi dibuka pada Rabu (10/6/2026) lalu, rangkaian Festival Islami yang dipusatkan di Gedung Utama MTQ Pidie Jaya ini dibanjiri oleh ribuan warga dari berbagai penjuru daerah.

Hingga akhir pekan ini, sejumlah cabang perlombaan telah hampir rampung dilaksanakan. Kemeriahan terasa di setiap sudut arena, menyoroti antusiasme luar biasa masyarakat dalam merayakan momen bersejarah daerah sekaligus syiar keagamaan.

Beragam cabang perlombaan unjuk kemampuan tersaji dalam festival ini, mulai dari Tartil Al-Qur’an, Kaligrafi, Azan, Menulis Ayat Al-Qur’an, hingga praktik Tata Cara Shalat Jenazah. Menariknya, panggung kompetisi ini didominasi oleh anak-anak dan generasi muda yang tampil memukau menunjukkan kecakapan mereka di bidang keislaman.

Tingginya animo masyarakat menjadi indikator positif bahwa syiar Islam melalui ruang-ruang kompetisi keagamaan masih memiliki tempat istimewa di hati warga Pidie Jaya. Melalui Dinas Syariat Islam, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya secara rutin memfasilitasi Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) sebagai wadah inkubasi bagi generasi Qur’ani sekaligus simpul perekat ukhuwah Islamiyah.

Dukungan penuh terhadap kesuksesan perhelatan ini juga ditegaskan langsung oleh pucuk pimpinan daerah. Bupati Pidie Jaya, Bapak H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos., M.E., bersama Wakil Bupati Hasan Basri, S.T., M.M., menyatakan komitmen penuh pemerintah daerah dalam mengawal jalannya festival ini. Dalam arahannya, Bupati secara khusus berpesan kepada pihak panitia agar tidak membatasi ruang kreativitas generasi muda. Beliau menginstruksikan panitia untuk menerima setiap anak yang mendaftar pada setiap cabang perlombaan dengan sebanyak-banyaknya partisipan guna membangkitkan gairah syiar Islam sejak dini.

Sinergi Pemuda dan Pemerintah

Pada edisi tahun 2026 ini, Pemkab Pidie Jaya melakukan langkah sinergis dengan mempercayakan penuh kendali pelaksanaan acara kepada Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Pidie Jaya. Jajaran kepanitiaan yang diisi oleh pemuda remaja masjid, guru balai pengajian, pimpinan dayah, dan tenaga pendidik lembaga Al-Qur’an terbukti berhasil menjadi motor penggerak kesuksesan acara.

Peserta dan masyarakat memenuhi arena
Peserta dan masyarakat ikut memenuhi gedung utama arena acara festival Islami dalam menyemarakkan HUT ke-19 Pidie Jaya. (Foto: Rencong Nusantara)

Memasuki akhir pekan, tensi kompetisi semakin seru, khususnya pada cabang Lomba Fahmil Qur’an yang menyedot perhatian besar. Babak final cabang bergengsi ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu malam. Di sisi lain, pada Sabtu sore, suasana arena MTQ dihangatkan oleh penampilan 20 grup Dalail Khairat yang melantunkan gema shalawat dengan syahdu.

Ketua Panitia Festival Islami, Tgk. Barral Muharram, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang berjibaku menyukseskan perhelatan akbar ini.

Alhamdulillah, antusiasme peserta sangat luar biasa. Hampir seluruh cabang perlombaan dipenuhi oleh utusan dari berbagai daerah di Pidie Jaya. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, official, dewan hakim, dan tentunya masyarakat atas dukungan penuhnya sehingga acara ini berjalan meriah dan penuh khidmat.

Di balik kesibukan yang menguras tenaga, terselip cerita hangat dari jajaran panitia. Koordinator Acara, Tgk. Harisman, M.Ag., dengan gaya humornya yang khas, terus memompa semangat keikhlasan rekan-rekannya menjelang penutupan acara. Ia berseloroh bahwa intensitas kerja panitia selama lima hari terakhir membuat mereka lebih sering bertatap muka satu sama lain dibandingkan dengan keluarga di rumah.

“Jangan hitung capeknya, tapi hitung keberkahannya. Kalau pulang nanti anak Anda bertanya, ‘Ayah masih ingat jalan pulang ke rumah?’, berarti acara kita ini benar-benar sukses dan totalitas,” kelakar Tgk. Harisman yang langsung disambut derai tawa hangat dari para panitia.

Pihaknya berharap, spirit kebersamaan, militansi, dan keikhlasan yang terbangun kokoh selama festival ini tidak berhenti pada seremonial semata, melainkan menjadi fondasi berkelanjutan bagi syiar Islam dan pembinaan generasi muda Qur’ani di Bumi Japakeh, Pidie Jaya. (TimRN/DM)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *