Pemerintah Pidie Jaya dan BKPRMI Satukan Persepsi Bersama Dewan Hakim Jelang Festival Islami HUT Ke-19 dan 1 Muharram 1448 H
Redaksi Rencong Nusantara
Selasa, 09 Juni 2026 | 14:00 WIB
Pertemuan Dewan Hakim & Panitia Pelaksana
Dinas Syariat Islam Pidie Jaya bersama DPD BKPRMI Pidie Jaya
Meureudu, Pidie Jaya — Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Syariat Islam (DSI) bekerja sama dengan Dewan Pengurus Daerah Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (DPD BKPRMI) Pidie Jaya secara resmi menggelar Rapat Koordinasi dan Penyamaan Persepsi bersama Dewan Hakim di Meureudu pada Selasa (09/06/2026).
Pertemuan strategis ini diselenggarakan secara khusus untuk mematangkan dan menyelaraskan pemahaman mengenai regulasi resmi yang tertuang dalam berkas JUKNIS FESTIVAL ISLAMI 2026. Langkah koordinatif ini ditempuh guna menyukseskan gelaran akbar Festival Islami dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pidie Jaya ke-19 sekaligus menyambut Peringatan Tahun Baru Islam, 1 Muharram 1448 Hijriah.
Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Panitia Pelaksana, Tgk. Barral Muharram, S.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang setinggi-tingginya atas kehadiran seluruh Dewan Hakim serta jajaran panitia yang telah bersiap dan bekerja keras sejak satu pekan yang lalu.
“Pertemuan hari ini sangat penting untuk menyamakan persepsi antara pemerintah, panitia, and dewan hakim agar memastikan keadilan yang mutlak pada penilaian nanti. Alhamdulillah, berkat kerja keras tanpa lelah seluruh tim panitia selama seminggu ini, kesiapan teknis kita secara keseluruhan telah hampir menyentuh angka 100 persen untuk peringatan PHBI ini,”
— Tgk. Barral Muharram, S.Pd (Ketua Panitia Pelaksana)Perwakilan Pemerintah Pidie Jaya, yang diwakili secara langsung oleh Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Pidie Jaya, Bapak Said Abdullah, SH., M.K.M, juga turut memberikan arahan strategis. Beliau menyampaikan pesan dan terima kasih dari Bapak Bupati atas kesediaan dewan hakim serta jajaran panitia untuk berkolaborasi demi menyukseskan perhelatan syiar Islam ini.
Said Abdullah memaparkan bahwa festival kolosal ini dijadwalkan berlangsung mulai besok Rabu, 10 Juni 2026, hingga Minggu, 14 Juni 2026, dengan prosesi penutupan resmi yang akan diselenggarakan pada malam Senin. Pusat pelaksanaan kegiatan akan dipusatkan di dua lokasi utama yang representatif, yaitu Gedung MTQ Pidie Jaya dan Mideun Meurah Setia. Seluruh proses penjurian dan aturan perlombaan akan merujuk sepenuhnya pada standardisasi dokumen JUKNIS FESTIVAL ISLAMI 2026 demi menjamin profesionalitas, akuntabilitas, dan transparansi yang tinggi.
Said Abdullah menegaskan instruksi langsung dari Bupati Pidie Jaya untuk menyelenggarakan berbagai perlombaan dan kegiatan syiar Islam sebagai fondasi utama penguatan syariat di Pidie Jaya yang dijuluki sebagai daerah “Bangkit Bersyariat dan Pulih Bersama”. Festival ini juga bertujuan menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap nilai-nilai Islam, developing bakat keagamaan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menanamkan semangat kompetisi yang sehat dan Islami.
Adapun peserta Festival Islami berasal dari utusan gampong, lembaga pendidikan Islam, pesantren, dayah, sekolah, madrasah, taman kanak-kanak, Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA), balai pengajian, dan lembaga sejenis lainnya di seluruh wilayah Pidie Jaya. Kategori perlombaan dibagi berdasarkan klasifikasi usia: Kategori 1 (4-10 tahun), Kategori 2 (11-15 tahun), Kategori 3 (16-18 tahun), serta Kategori 4 (umum/tanpa batasan usia). Panitia menetapkan aturan tegas bahwa setiap peserta hanya diperbolehkan mengikuti maksimal satu cabang perlombaan sesuai kategori yang tersedia.
16 Cabang Perlombaan yang Dipertandingkan
Penyelarasan persepsi dewan hakim dalam diskusi teknis difokuskan pada standardisasi penilaian bagi 16 cabang utama berikut:
- Tartil Al-Qur’an
- Tilawatil Qur’an
- Azan
- Hafalan Juz Amma
- Hafalan Doa Harian
- Menulis Ayat Al-Qur’an
- Kaligrafi Tulis Buku
- Pidato Bahasa Aceh
- Pidato Bahasa Arab
- Pidato Bahasa Inggris
- Cerdas Cermat Al-Qur’an
- Shalat Berjamaah
- Shalat Jenazah
- Dalail Khairat
- + Kategori khusus lainnya…
Fokus Khusus Cabang Dalail Khairat:
Khusus untuk cabang Dalail Khairat, perlombaan dibagi menjadi dua kategori, yakni kategori usia 11 hingga 18 tahun serta kategori gampong tanpa batasan usia. Materi yang diperlombakan meliputi ketepatan bacaan, kelancaran, irama, serta adab dan penghayatan dalam pembacaan kitab Dalā’ilul Khairāt. Cabang ini diharapkan mampu memperkuat tradisi shalawat dan kecintaan kepada Rasulullah SAW di kalangan masyarakat Pidie Jaya.
Setelah seremoni pembukaan dan sambutan selesai dilaksanakan, agenda utama segera dilanjutkan dengan sesi diskusi intensif bersama Dewan Hakim terkait rincian rubrik penilaian, instrumen, dan koordinasi lapangan berdasarkan dokumen resmi JUKNIS FESTIVAL ISLAMI 2026.
Selain menjadi ajang kompetisi, Festival Islami juga diharapkan menjadi sarana pembinaan karakter, peningkatan kompetensi, serta penguatan ukhuwah Islamiyah bagi generasi muda. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap kegiatan ini mampu melahirkan generasi yang berprestasi, berakhlak mulia, serta memiliki wawasan keislaman yang kuat, sejalan dengan identitas daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai Syariat Islam.
Rangkaian Festival Islami merupakan bagian dari sejumlah kegiatan yang akan memeriahkan peringatan HUT Pidie Jaya ke-19. Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi dan memberikan dukungan demi suksesnya seluruh rangkaian kegiatan, sehingga momentum hari jadi daerah dan Tahun Baru Islam ini dapat menjadi sarana memperkuat persatuan dan syiar Islam. (TimRN/DM)
